Cara Menghitung Suku Bunga Deposito Bank, Inilah Rumusnya

Deposito merupakan produk dari perbankan yang menguntungkan para nasabahnya. Anda bisa menyimpan dana dengan minimal tertentu tanpa ditarik dalam jangka waktu tertentu. Suku bunga yang diberikan deposito lebih besar dibandingkan tabungan, sehingga banyak nasabah yang memiliki layanan ini. jika menggunakan layanan ini, anda tidak bisa menarik uang yang sudah dimasukan. Berbeda dengan tabungan yang sifatnya lebih fleksibel dan bisa ditarik kapan saja. Berikut penjelasan lengkap tentang suku bunga deposito bank yang harus kita ketahui bersama.

 

Kebijakan Deposito

Setiap bank memiliki kebijakan deposito yang berbeda-beda. Ada minimal besar deposito yang harus dimasukan pertama kali. Biasanya berkisar Rp 8-10 juta. Jangka waktu penarikannya pun bermacam-macam, mulai dari 1 bulan, 6 bulan, 24 bulan dan lainnya. semakin lama jangka waktu penarikan, semakin tinggi suku bunga yang diberikan. Deposito termasuk investasi jangka panjang yang minim kerugian. Dibandingkan dengan saham. Apalagi bank sudah dijamin oleh lembaga penjamin simpanan, sehingga anda tidak akan kehilangan uang anda.

Deposito dibagi menjadi dua jenis yaitu sertifikat deposito dan deposito berjangka. Sertifikat deposito merupakan surat berharga yang dikeluarkan bank dan bisa dicairkan oleh siapapun yang mempunyai sertifikat tersebut. sehingga jenis ini bisa diperjualbelikan dan dipindahtangankan. Sedangkan deposito berjangka, proses penarikan hanya bisa dilakukan oleh penyimpan dengan nama yang sama.

Cara Menghitung Bunga Deposito

Sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan deposito, anda harus tahu cara menghitung bunga deposito. Setiap menyimpan uang dalam jumlah tertentu, anda akan diberi suku bunga dalam jumlah tertentu. Tapi juga dipotong dengan potongan pajaknya. Berikut ini beberapa hitungan suku bunga deposito yang harus anda pahami.

• Suku bunga deposito simpanan kurang dari Rp 7,5 juta berarti bunga deposito = jumlah uang yang disimpan x bunga per tahun x tenor : 12.
• Suku bunga deposito simpanan lebih atau sama dengan Rp 7,4 juta berarti bunga deposito = jumlah uang yang disimpan x bunga per tahun x 80% x tenor : 12. Hitungan 80% berasal dari persentase keuntungan yang dikurangi pajak sebesar 20%.

Saat memilih bank, anda harus melakukan survei terlebih dahulu. Karena setiap bank memiliki besar suku bunga yang berbeda-beda. HSBC termasuk bank yang menawarkan deposito dalam berbagai mata uang. Bunga yang diberikan pun cukup besar, sehingga memberikan keuntungan yang besar untuk anda. jika anda ingin menggunakan layanan deposito dari bank HSBC, pastikan tahu syarat dan ketentuan yang diberikan.

Untuk setoran pertama minimal Rp 20 juta. Pilihan jangka waktunya pun bervariasi, mulai dari 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. HSBC menyediakan layanan pricipal roll over only dan pricipal interest roll over. Suku bunga yang diberikan berkisar 3,50% hingga 4,50%, tergantung dengan tenor dan besar deposito yang anda masukan. Semakin besar jumlah deposito dan tenornya, akan semakin tinggi suku bunga yang diberikan.

Jika mengajukan deposito di bank hsbc, anda tidak perlu bingung masalah biaya tambahan. Karena hsbc memberikan biaya gratis untuk semua layanan. Seperti biaya administrasi, biaya dibawah saldo minimum, biaya penutupan rekening, biaya penarikan sebelum jatuh tempo dan biaya lainnya. siapkan semua dokumen yang dibutuhkan dan uang untuk deposito pertama. Pastikan anda sudah menjadi nasabah dari bank hsbc.

Buat anda yang mencari investasi jangka panjang yang menguntungkan, deposito bisa menjadi pilihan yang tepat. pilih suku bunga deposito bank yang besar, sehingga keuntungan yang didapatkan semakin besar.

About Admin
Previous

Gerakan 3M Plus Untuk Mencegah Deman Berdarah Paling Efektif

Cara Mengubah Jalan Karir Supaya Sukses

Next