Gerakan 3M Plus Untuk Mencegah Deman Berdarah Paling Efektif

Kasus penyakit demam berdarah (DBD) di indonesia sangat tinggi. Apalagi saat musim hujan, sudah ratusan orang meninggal karena penyakit ini. Penyakit demam berdarah disebabkan oleh jentik nyamuk aides aegypti. Salah satu cara mencegah penyakit ini dengan melakukan fogging atau pengasapan di sarang nyamuk. Namun ternyata pencegahan ini tidak selalu efektif. Menurut menteri kesehatan, salah satu cara yang efektif dengan gerakan 3M plus.

Cara ini harus diterapkan di setiap rumah, sehingga nyamuk tidak bisa berkembang dengan baik. Di rumah pasti banyak genangan air. Seperti bak kamar mandi, penampungan air, kolam dan lainnya. Apalagi saat musim hujan, akan semakin banyak genangan air. Nyamuk penyebab demam berdarah hidup di genangan air. Apalagi di tempat yang kotor dan lembab. Anda harus membunuh semua jentik nyamuk di genangan tersebut. Lalu apa gerakan 3M ini.

Apa Itu Gerakan 3M?

Gerakan ini di inisiatif oleh menteri kesehatan, melihat banyaknya kasus demam berdarah di indonesia. 3M terdiri dari kegiatan menutup, menguras dan mengubur benda yang bisa meningkatkan siklus hidup nyamuk. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

• Menutup
Anda harus menutup semua tempat yang terdapat genangan atau menampung air. Entah itu yang berada di dalam rumah atau luar rumah. Jika benda tersebut tidak dibutuhkan, lebih baik tengkurapkan sehingga tidak dijadikan sarang nyamuk. Saat musim hujan, jika ada benda yang terdapat genangan air, buang genangan tersebut. Karena nyamuk betina akan bertelur di genangan air yang kotor.

• Menguras
Kegiatan yang kedua adalah menguras semua tempat penampungan air. Seperti akuarium, bak mandi, penampungan air dan vas bunga minimal dua kali seminggu. Nyamuk memiliki siklus metamorfosis yang cepat, sekitar 8 hingga 10 hari. Dengan menguras penampungan air, anda bisa memutus siklus hidup nyamuk. Sehingga mereka tidak bisa berkembangbiak dengan baik.

• Mengubur
Kegiatan yang terakhir adalah mengubur. Kuburlah semua benda yang bisa digunakan untuk menampung air. Seperti wadah plastik, kaleng bekas, botol bekas dan lainnya. Tapi cara ini dilakukan dahulu, untuk versi 3M plus dianjurkan untuk mendaur ulang barang-barang tersebut. Sehingga bisa dijadikan barang yang lebih bernilai. Jika dikubur bisa menyebabkan polusi tanah. Apalagi untuk benda yang terbuat dari plastik, akan sulit terurai dalam waktu yang lama.

Selain melakukan gerakan 3M diatas, anda juga harus melakukan gerakan plus lainnya. Gerakan ini akan membantu siklus nyamuk mati dan mencegah terjadinya demam berdarah. Gerakan tersebut antara lain:

• Gunakan kelambu saat tidur dan pasang kasa nyamuk di jendela serta pintu
• Gunakan semprotan anti nyamuk di tempat yang biasa menjadi tempat tinggal nyamuk. Seperti bawah tempat tidur, bawang meja dan belakang furniture
• Gunakan lotion anti nyamuk yang aman ketika berada di ruangan terbuka
• Biarkan sinar matahari masuk secara maksimal di dalam rumah, sehingga rumah tidak lembab dan gelap. Nyamuk sangat suka dengan tempat yang gelap dan lembab
• Bersihkan tirai jendela, karpet, banyak dan lainnya secara rutin. Terutama benda yang mudah berdebu, karena nyamuk suka tinggal di tempat berdebu
• Tanam tanaman yang tidak disukai nyamuk. Seperti kemangi serai dan lavender
• Buang barang yang tidak digunakan dan bisa dijadikan sarang nyamuk di rumah atau gudang secara rutin
• Jangan menggantung handuk, baju dan benda lainnya terlalu lama di belakang pintu kamar, kamar mandi dan lainnya. Ini bisa dijadikan sarang nyamuk.

Itulah gerakan 3M plus yang harus dilakukan di setiap rumah untuk mencegah terjadinya penyakit demam berdarah.

About Admin
Previous

Desain Rumah Kecil

Cara Menghitung Suku Bunga Deposito Bank, Inilah Rumusnya

Next